Dalil Sholat Tarawih 20 Rakaat – Sebagai muslim yang baik, perkara melaksanaan sholat sunah tarawih, semestinya mempunyai sikap yang arif dan bijaksana. Dipersilahkan bagi yang mau sholat sunah tarawih 20, 12 atau 8 rakaat, asalkan semua dapat saling menghomati. Karena bagaimanapun perselisihan adalah dibenci Allah.
Baca juga: Dalil Maulid Nabi Muhammad SAW
Dalil Sholat Tarawih 20 Rakaat
Dalil tarawih 20 rakaat adalah:
- Dalam as-Sunan al-Kubra karya al-Hafizh al-Baihaqi, tepatnya pada bab riwayat hitungan rakaat qiyamullail di bulan Ramadhan (II/496) disebutkan hadits shahih berikut ini:
كَانُوا يَقُومُونَ عَلَى عَهْدِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِىَ اللَّهُ عَنْهُ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ بِعِشْرِينَ رَكْعَةً
“Para shahabat melakukan ibadah Ramadhan dimasa Umar bin Khaththab – Radhiyallah anhu- dua puluh rakaat”. Hadits riwayat Yazid bin Khushaifah ini menunjukkan akan terjadinya ijma shahabat bahwa mereka semua melakukan tarawih sebanyak 20 rakaat - Sayyidina Umar bin Khaththab, Usman bin Affan, Ali bin Abi Thalib dan shahabat-shahabat setelahnya melaksanakan tarawih 20 rakaat. Apakah mereka sesat menurut anda?
- Hadits Dhaif Ibnu Abi Syaibah, at-Thabarani, dan al-Baihaqi dari Abdullah bin Abbas tentang jumlah tarawih 20 rakaat. Dan dalam kaidah ilmu hadits, hadits dhaif boleh dibuat hujjah jika didukung ijma’ atau amaliyyah ulama’. Dan fakta yang tak dapat dibantah jika tarawih 20 rakaat dilakukan oleh segenap ulama Islam dan bahkan menjadi ijma shahabat.
Demikian sekilas informasi mengenai Dalil Sholat Tarawih 20 Rakaat. Semoga bermanfaat, salam.

